Cinta hanyalah keindahan
Maka, berhenti katakan dirinya
buta
Cinta hanyalah rasa yang
sempurna
Maka, berhenti membutanya
merasa sakit
Cinta hanyalah segala
galanya
Maka, berhenti membuat seribu alasan menyalahkannya…
Cinta hanyalah…. Sangat berarti!
Karya: Fatimah R
Cinta dimatamu
Entahlah…
Berapa
kali harus kuyakini dirimu
Bahwa
rindu yang mengalir dalam darahku
Adalah
rindumu
Mungkinkah…
Kau
dengar
Cerita
yang tergelar lewat bisunya malam
Itu
cerita cinta
Tentang
kau dan aku
Kau
tahu..?
Purnama
ini begitu ndah
Walau
tak seindah senyummu
Yang
terakhir kali masih kuingat
Kasih…
aku liha senyummu
Diantara
bintang dan bulan purnama
Aku
dengar suaramu…
Lewat
hembusan angin dan gesekan daun
Tapi..
rinduku belum juga terobati
Kasih…
apakah hari ini kau simpan rindu?
Seperti
rindu yang menggunung hatiku?
Ah…,
Bial
saja mungkin
Ingin
kulihat cinta dimatamu
Sekali
lagi
Karya:
Sofwan M
(Malang,
18 april 2012)
Dengarkanlah
Suara
dengan canda penuh misteri
Melintas
sejenak dangan isakan penuh makna
Suara
yang sangat keras!
Hingga
kudapati
Mereka
begitu tuli
Tuli!
Karya:
Fatimah R
(malang,
22 April 2012)
Sakit
Menjalani
detik yang sedang bertugas
Bersemayam
pada debu yang berkelebatan
Tersapu
angin yang membawa jiwaku pergi
Bernyanyi
pada kabut yang telah sirna….
Jangan memikirkannya
Ini hanyalah mawar yang telah layu
Bersama dengan senyuman yang redup
Saat kau bawa bukan sekedar kilatan
belati.. sangat indah
Yang sekejap kurasakan
Sakit…
Sangat sakit
Karya:
Fatimah R
(Malang
3 April 2012)
Aku melawanku
Api
itu membakar raga
Merenggut
cahaya yang temaram
Menyeruak
diantara jutaan bening cair
Menikam
batu batu putih berlumur darah
Menyingkirlah!
Aku masih punya setitik cahaya
Yang lebih gesit menghantam
Jangan
menjerit melawanNya
Oh
api yang malang…
Menunduklah!
Karya:
Fatimah R
(Malang,
20 April 2012)
Pergilah
Debu
yang mengiringimeninggalkan jejak diterpa angin
Bercengkerama
pada bayangan yang setia
Meninggalkan
ragaku yang nyaris rapuh
Untuk apa kadomu lalu?
Hanya permainan mimpikah?
Jiwaku rasakan getir, engkau?
Lebih
baik jangan ada rasa
Air
mataku hanya sia sia
Pergilah..
Karya:
Fatimah R
(Malang,
22 April 2012)
Serpihan
Hanya
dia tertahan
Oleh
bibir yang bergetar hebat
Pada
tombak yang menembus jantung
Benarka…
hanya menjadi serpihan tulang rusuk?
Yang
terjatuh dan melekat pada tubuhku..
Karya:
Fatimah R
(Malang,
22 April 2012)
Melupakan
Kurasa
inilah kebenaran yang tersirat
Bial
mataku tak lagi tercekat
Pada
kunang kunang yang masih bercahaya
Seakan
bayangan sejati telah terlelap.
Untuk
apa kutahu?
Tak
ada gunanya senyuman itu
Hanya
menambah rindu
Tanpa
obat
Karya:
Fatimah R